INILAH.COM, Jakarta - Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) membantah adanya monopoli pemasangan sambungan listrik.
Hal itu dikatakan perwakilan AKLI, Adang Surahman Rahmat, usai bertemu Meneg BUMN di Gedung Kementerian Negara BUMN Jakarta, Selasa (23/6).
"PLN yang menentukan (biaya sambungan baru), kita cuma pelaksana. AKLI membantah (terjadi monopoli oleh kontraktor) tadi sudah bicara dengan Pak Menteri (Sofyan Djalil). Asosiasi cuma satu yang terakreditasi, tetapi yang lain masih menunggu proses akreditasi," ujarnya.
Sebelumnya, pejabat Menneg BUMN mengatakan perlu adanya tender dalam sambungan listrik baru. Pasalnya kalau melalui asosiasi harganya lebih mahal. [war/hid]