Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !.
Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android
dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
5 Komentar
nur
Sabtu, 4 Juli 2009 | 17:50 WIB
Perlu diingat, hutang negara ini banyak diciptakan ORBA (GOLKAR) dan masih terbawa sampai dengan pemerintahan sekarang.....JADI SESUNGGUHNYA INI ADALAH DOSA MASA LALU (WARISAN).
Mari Kita Dukung SBY dan PKS nya yang ANTI KORUPSI, semoga sakit bangsa ini cepat sembuh.....lebih cepat lebih baik dgn 1 putaran (menghemat tenaga menghemat biaya sd 4 triliun), LANJUTKAN!!!! LANJUTKAN!!!! LANJUTKAN!!!!
Suci
Kamis, 25 Juni 2009 | 12:32 WIB
Kenapa kita banyak utang? karena kita sengaja dibuat bodoh. Kenapa kita bodoh? karena Pendidikan kita tidak baik. Kenapa pendidikan kita tidak baik? karena uang rakyat banyak dikorup. Kenapa dikorup? karena banyak pejabat yang bermental kotor."Akibatnya bersama utang kita tumbang".
Reva
Kamis, 25 Juni 2009 | 07:24 WIB
kalau kita bisa memanfaatkan sumber daya alam kita semua untuk pendapatan negara nicaya negara kita bebas pajak dan bebas utang, sayangnya kita belajar ilmu ekonomi ke negeri2 barat yang nggak punya sumber daya alam, seharusnya kita belajar ke negara-negara timur tengah yang kaya sumber alam pandai mengelolanya dan bebas pajak untuk penduduknya.
Saya
Kamis, 25 Juni 2009 | 04:46 WIB
Siapa saja presidennya pasti ada kenaikan... Bohong kl ngga....