INILAH.COM, Jakarta - Media jangan terjebak dengan istilah politik 'media harus netral'. Media bukan rumah sakit yang harus steril dari 'bakteri'.
"Saya suka menyebutkan pers independen. Sama seperti nama media di luar negeri," kata wartawan senior Budiarto Sambazy dalam diskusi 'Intervensi media dalam kampanye pilpres 2009' di kampus Moestopo, Jakarta, Rabu (24/6).
Budiarto mencontohkan ketika Pilpres Amerika Serikat lalu, media telah memutuskan dukungannya. "Bayangkan saja hari-hari ini media massa di bagian editorial belum menulis tentang dukungan atau tidak mendukung pasangan calon," tutur dia.
Dilanjutkannya, media bisa juga menggabungkan keduanya. Hal ini harus dijelaskan alasan mengapa memberikan dukungan atau tidak.
"Misalnya Obama popularitasnya naik atau pemimpin baru. Jadi harus begitu. Jangan netral seperti bermain di belakang punggung demi kepentingan lain, dan iklan," pungkasnya. [bar/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !