Senin, 28 Mei 2012 | 15:48 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jual Aset, SBY Ingkar Janji
Oleh: Mevi Linawati
web - Rabu, 24 Juni 2009 | 17:19 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Di akhir masa pemerintahannya, Presiden SBY dianggap tidak menepati janji karena berencana menjual aset BUMN. Padahal dalam penyampain janji tahun 2004 yang silam, dikatakan SBY akan melindungi BUMN untuk kepentingan rakyat.

"Tapi apa yang terjadi, SBY malah mengeluarkan Peraturan pmerintah no 33 tahun 2005 tentang privatisasi BUMN. Yang berisi privatisasi atau penjualan saham BUMN potensial termasuk Krakatau Steel. Beruntung ada krisis karena menghalangi privatisasi," kata anggota Kmisi VI dari F PDI-Perjuangan DPR RI, Irmadi Lubis dalam diskusi mengenai 'Obral BUMN lanjutkan' di Mega-Prabowo Media Center, Jakarta, Rabu (24/6).

Menurutnya, kebijakan yang dijanjikan pasangan SBY-Boediono sekarang juga sama dengan kebijakan yang SBY pada awal memerintah. Sekarang ada 34 BUMN yang akan diprivatisasi, yang bisa memberikan harapan dan terutama masukan keuangan pada negara.

"Ini banyak kepentingan kepentingan yang dipakai untuk berdalih dalam menjual," tuturnya.

Irmadi mengatakan, dengan pengurangan BUMN strategis yang akan di privatisasi. Artinya pemerintah tidak mau repot repot dalam melakukan pemetaan atau asal jual.

"Saya kira apapun pernyataan SBY sebenarnya tidak dilaksanakan. Katanya dulu tidak mau melakukan privatisasi, nyatanya ada privatisasi yang terburu-buru," ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, harus membuat alasan bahwa privatisasi BUMN tidak boleh dilakukan hanya demi transparansi. [mvi/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
6 Komentar
dolphine
Rabu, 8 Juli 2009 | 14:58 WIB
tiap capres dan pendukung psti punya perbandingan pada jagoannya...tapi apakah lupa, Indosat 5 taun lalu dikemanakan oleh mantan presiden kita?? apa itu tidak lebih penting dipertanyakan selain BUMN..?
kiki
Minggu, 5 Juli 2009 | 21:12 WIB
BUMN...BUMN... seribu tiga....seribu tiga.. buat pndkng sby baca ini deh
benny achmad
Kamis, 25 Juni 2009 | 10:24 WIB
representasi dapet No. urut 2...sikap & perilakunya...men DUA....
dianto
Kamis, 25 Juni 2009 | 09:24 WIB
kenapa ya berita berita di Inilah.com sepertinya tidak seimbang.sepertinya situs ini milik salah satu calon Presiden, pasti tidak ada berita yang baik-baik tentang SBY-Boed. tapi untuk calon yang lain selalu dipuji-puji, adil dong... saya masyarakat biasa dan tidak terlibat oleh masalah-masalah politik, itu penilaian dari masyarakat bisa (awan).
PEDAGANG
Rabu, 24 Juni 2009 | 18:12 WIB
yang murah...yang murah...yang murah...tinggal pilih...kebun, baja, bank...udah sehat...siapa cepat dia dapat.....
wawan (Investor)
Rabu, 24 Juni 2009 | 17:29 WIB
I Love SBY-JK, but i Love SBY-Budiono much more..... I Love SBY-JK, but i Love SBY-Budiono much more..... I Love SBY-JK, but i Love SBY-Budiono much more..... I Love SBY-JK, but i Love SBY-Budiono much more.....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.