inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

WiMAX Wujudkan Internet Murah

Headline
Istimewa
Oleh: Budi Winoto
Kamis, 25 Juni 2009 | 10:31 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Penyediaan internet kecepatan tinggi di Indonesia masih terkendala infrastruktur. Namun infrastruktur bisa di atasi dengan WiMAX, karena 4 kali lebih murah dibandingkan kabel. Jika backbone internasional bisa ditekan, maka tarif juga bisa lebih murah.
Country Manager Intel Indonesia Budi Wahju Jati mengatakan WiMAX bisa memberikan peranan penting dalam penyediaan akses internet broadband. Sebenarnya akses broadband bisa melalui 3G, WiMAX atau kabel. Namun investasi membangun jaringan WiMAX bisa lebih murah.
Jika dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur kabel, investasi untuk membangun WiMAX 3-4 kali lebih murah. Tapi kelebihan utama WiMAX adalah coveragenya. Karena daerah yang terpencil sulit dilayani kabel. Jika dibangun pun costnya akan lebih besar jika dibandingkan menggunakan WiMAX, katanya di Jakarta, kemarin.
Budi mengingatkan meskipun untuk untuk pembangun infrastruktur WiMAX lebih murah, tapi tidak secara otomatis tarif layanan internet akan lebih murah. Karena tarif dipengaruhi banyak faktor.
Budi mengibaratkan broadband hanya sebagai jalan tol yang menyediakan akses internet kecepatan tinggi. Tapi tarif juga dipengaruhi hal lain semisal skalanya. Jika pelanggaan dalam jumlah besar, tarif bisa turun. Selain itu, tarif juga dipengaruhi ketersediaan backbone internasional. Jadi WiMAX hanya salah satu faktor dari layanan broadband saja jelasnya.
Managing Director WiMAX Program Office South Asia Intel Corporation Werner Sutanto mengatakan internet akan terus tumbuh dengan cepat. Pertumbuhan internet itu didorong berbagai hal mulai dari kebutuhan untuk mengantarkan video definisi tinggi, hingga munculnya ponsel baru yang makin menuntut ketersediaan akses data lebih besar.
Sementara Indonesia sangat menantang, karena populasi sangat besar lebih dari 235 juta dengan pengguna internet di atas 30 juta. Dari jumlah itu, pelanggan broadband Indonesia masih sangat rendah baik. Baik yang menggunakan 3G maupun XDSL jumlah pelanggannya belum mencapai 1 juta.
Sementara PC tumbuh sangat pesat. Total keseluruhan PC termasuk notebook selama tiga tahun terakhir mencapai 5 juta unit. Sementara konsumen lebih mengutamakan perangkat mobile dimana perbandingan desktop dan notebook 1 banding 1,4.
Tantangan broadband di Indonesia adalah karena jaringan tembaga untuk mengantarkan DSL masih terbatas. Sementara 3G sebagai layanan broadband tidak dapat sepenuhnya bisa diandalkan. Akibatnya langganan broadband masih mahal sekitar US$ 25 secara rata-rata. Sementara IDC menghitung negara di wilayah Asia Pasifik tertinggal jauh dari negara maju dalam hal penetrasi broadband ke rumah tangga. Dan tak ada cara lain untuk mengejar hal itu, selain dengan menggelar teknologi broadband wireless semacam WiMAX.
Bahkan berdasarkan data WiMAX forum, ketersediaan broadband bisa menumbuhkan pertumbuhan ekonomi nasional (GDP). Dari 10% kenaikan penetrasi broadband bisa memberikan dampak pertumbuhan GDP 0,6% hingga 0,7%.
Di beberapa negara seperti Selandia Baru bahkan memberikan dampak 0,9%, di Australia 0,8% dan Inggris 0,6%. Sementara di negara Timur Tengah dan Malaysia memberikan dampak kenaikan GDP 0,13%-0,3%.
Lalu bagaimana cara mengembangkan WiMAX? Dari sisi pemerintah harus ada kebijakan spektrum yang konsisten. Selain itu pemerintah harus menyediakan akses ke pengguna akhir, serta memberikan konektifitas kecepatan tinggi dan murah ke lembaga pendidikan.
Sementara dari sisi swasta harus menyediakan struktur tarif yang menarik. Dan mengundang pemain baru untuk masuk sehingga broadband tersedia untuk banyak orang.[E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.