Jumat, 25 Mei 2012 | 19:40 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Penurunan Suara SBY Giring 1 Putaran
Headline
Susilo Bambang Yudhoyono - inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Mevi Linawati
web - Kamis, 25 Juni 2009 | 07:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Penurunan elektabilitas pasangan SBY-Boediono yang disebutkan Lembaga Survei Indonesia (LSI) tidak menunjukkan hal berarti. Inti dari hasil survei itu tetap menggiring opini masyarakat pada pilpres 1 putaran.

"Tidak ada tanda-tanda yang berarti, apalagi kalah. Penurunan juga tidak signifikan. Kan masih 60% lebih," kata guru besar Ilmu Politik Universitas Indonesia Iberamsyah kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (24/6).

Menurut dia, hasil survei yang dilansir LSI dan lembaga survei lain tidak akan memengaruhi wacana yang sekarang sedang didengungkan. Sebab, penurunan elektabilitas itu masih dengan angka 50% ke atas

"Ini isu untuk capres yang berusaha dimenangkan. Lihat saja LSI, mereka terus-terusan membuat angka SBY paling tinggi. Itu trik untuk giring opini publik satu putaran," jelasnya.

Survei LSI dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 2 ribu resonden yang dipilih dengan multistage random sampling. Survei dengan margin of error +/-2,8% pada tingkat kepercayaan 95% ini menunjukkan SBY-Boediono dipilih 67% dari sebelumnya 70%, Mega-Pro cenderung stagnan di kisaran 16%. Sedang JK naik dari 7% menjadi 9%. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
Tan Laurence ( PUSKAPTIS )
Minggu, 28 Juni 2009 | 10:54 WIB
plus atau minus satu persen terhadap elektabilitas SBY jangan dijadikan tolak ukur yang berarti yang terpenting adalah kita harus menunjukan frofesionalitas dan menjunjung tinggi kaidah tau aturan tata cara berdemokrasi di Indonesia serta memberikanmpengarahan kepada masyarakat supaya tidak terjadinya potensi golput yang tinggi dan menciptakan pemilu yang kondusif , aman serta terkendali sebagai perwujudab dari sila ke 4 dari Pancasila yang hampir terlupakan oleh setiap insan diRepublik ini.Trima kasih
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.