INILAH.COM, Warsawa - Empat bursa saham, NYSE Euronext, Nasdaq OMX, London Stock Exchange dan Deutsche Boerse telah memasukkan penawaran untuk mengambil alih Bursa Efek Warsawa (Warsaw Stock Exchange-WSE) yang dikendalikan pemerintah Polandia.
"Keempat tawaran untuk mayoritas kepemilikan saham di Bursa Efek Warsawa telah diserahkan ke departemen keuangan, telah diterima dengan resmi dan saat ini sedang dikaji secara rinci," ujar departemen keuangan POlandia dalam sebuah pernyataannya, Rabu (25/6).
WSE merupakan sebuah perusahaan saham patungan yang didirikan oleh departemen keuangan, yang saat ini memegang 98,8 persen saham.
Menurut rencana, 73,82 persen dari saham WSE akan dijual pada akhir tahun ini, dengan penjualan sisanya akan dilanjutkan dalam waktu dua sampai tiga tahun mendatang.
Departemen keuangan mengatakan, pihaknya berencana untuk menjual sedikitnya 51 persen dari bursa kepada sebuah investor strategis.
Lainnya sebanyak 22,82 persen akan terbuka untuk investor institusi yang sudah menjadi anggota dari WSE dan akan memiliki hak voting. Mereka dapat dipilih menjadi penawar untuk saham antara 0,5 persen hingga 10 persen.
Total 375 perusahaan saat ini terdaftar pada WSE, yang pada akhir Mei memiliki total nilai modal 540 miliar zlotys (119 miliar euro, 166 miliar dolar AS).
Pemerintah Polandia mendirikan WSE pada 12 April 1991 sebagai bagian dari negara yang mulai lahir ke pasar bebas, dua tahun setelah kematian dari rezim komunis Warsawa dan penguasaan perekonomian. Saham di lima perusahaan diperdagangkan di sesi pertama WSE yang berlangsung empat hari kemudian, dengan penjualan dari 2.000 dolar. [*/cms]