INILAH.COM, Bandung - Salah satu hanggar milik PT Dirgantara Indonesia (DI) berlokasi di kompleks PT DI di Cicendo Kota Bandung terbakar. Syukurnya tidak ada korban jiwa atas kebakaran itu.
Kebakaran yang berlangsung di hanggar yang biasa disebut 'Hanggar Lengkung' berlangsung sejak pukul 10.30 WIB, Kamis (25/6). Api berhasil dipadamkan setelah tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Bandung, Cimahi dan milik PTDI dikerahkan untuk memadamkan si jago merah. Api berhasil diatasi dalam waktu 45 menit.
Meski tidak ada korban jiwa dari kejadian, namun PT DI mengalami kerugian materi yang belum bisa dikalkulasikan. Mengenai penyebab kebakaran pun belum diketahui.
"Hanggar yang terbakar itu tidak bukan hanggar produksi, sudah kosong dan saat ini difungsikan sebagai gudang. Belum tahu apa saja yang terbakar di sana," kata Manajer Humas PTDI, Rokhendi di Bandung.
Menurut Rokhendi, lokasi hanggar lengkung itu di antara KP I dan KP II, yang berbatasan dengan Sungai Citepus. Meski gudang itu tidak difungsikan lagi, namun ada barang yang tersimpan di dalamnya.
Karena sudah tidak berfungsi hanggar itu aliran listrik ke hanggar lengkung PTDI itu sudah dimatikan sejak beberapa hari lalu. "Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran itu, kerugian belum bisa dihitung," tambah Rokhendi.
Sementara itu kebakaran yang berlangsung di kompleks PTDI itu sempat menimbulkan kekagetan dan kepanikan dari karyawan dan masyarakat sekitarnya. "Alhamdulillah berhasil diatasi segera," kata Rokhendi.
Kasus kebakaran itu ditangani oleh petugas dari Polresta Bandung Barat yang memasang police line di sekitar lokasi kejadian. [*/ana]