inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Pertamina Optimis Naikkan Produksi ONWJ

Oleh:
Kamis, 25 Juni 2009 | 13:49 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) optimistis meningkatkan produksi minyak dan gas Blok Offshore North West Java (ONWJ) menyusul pengakuisisian kepemilikan 46 persen saham blok yang dimiliki BP West Java Ltd tersebut.

Dirut Pertamina Karen Agustiawan usai penandatanganan akuisisi ONWJ di Jakarta, Kamis mengatakan, pihaknya sudah mempertimbangkan secara cermat pengakuisisian ONWJ termasuk upaya meningkatkan produksinya.

"Kami tidak asal ambil. Pertamina melihat ONW masih ada peluang ditingkatkan produksinya," katanya.

Saat ini, produksi ONWJ yang wilayah konsesinya membentang dari laut utara Cirebon sampai Kepulauan Seribu, Jakarta adalah minyak 12.000 barel per hari dan gas 100 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Ia mencontohkan, saat Lapangan Sanga-Sanga dikembalikan Pertamina, pihaknya bisa meningkatkan produksi minyak hingga 5.300 barel per hari.

Karen juga mengatakan, setelah pengakuisisian, pihaknya tetap menjadi operator ONWJ dan tidak akan bermitra dengan perusahaan lainnya untuk menggarap blok itu. "Blok ini sudah menjadi sudah lama menjadi incaran Pertamina, jadi kami tetap akan menjadi operator di sini," ujarnya.

Ia menambahkan, pengakusisian ONWJ bernilai strategis karena berdekatan dengan wilayah kerja PT Pertamina EP. "Jadi, kami optimis meningkatkan produksi ONWJ," ujarnya.

Selain itu, tambah Karen, pembelian ONWJ juga dikarenakan Pertamina akan lebih fokus di sektor hulu dan pengalaman dan tenaga ahli yang dimiliki BP West Java selaku pengelola blok sebelumnya.

Pertamina resmi memiliki 46 persen saham BP West Java Energi Ltd di ONWJ yang berlokasi di laut utara Jawa.

Penandatanganan akuisisi blok tersebut dilakukan antara Dirut PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Bagus Setiardja dan Presiden BP Indonesia William Lin serta Dirut Pertamina Karen Agustiawan sebagai induk perusahaan PHE di Jakarta, Kamis (25/6).

Pendanaan pengakuisisian ONWJ senilai 280 juta dolar AS tersebut seluruhnya berasal dari internal Pertamina. BP Indonesia menjual kepemilikan ONWJ dikarenakan sudah tidak sesuai dengan strategi jangka panjang perusahaan.

Blok tersebut saat ini memasok kebutuhan gas ke pabrik pupuk PT Pupuk Kujang, pembangkit PT PLN (Persero), dan PT PGN Tbk. Selain BP, pemilik Blok ONWJ lainnya adalah CNOOC 36,72 persen, Inpex 7,25 persen, dan Itochu Oil Exploration 2,85 persen. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.