Minggu, 27 Mei 2012 | 06:42 WIB
Follow Us: Facebook twitter
'Default', Pemerintah Ambilalih Newmont
Headline
Purnomo Yusgiantoro - Foto/ Bayu Suta
Oleh:
web - Kamis, 25 Juni 2009 | 16:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Purnomo Yusgiantoro mengungkapkan, pemerintah bisa mengambil alih PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) jika Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan hal tersebut.

"Kalau selama 180 hari tidak selesai divestasinya dan pengadilan memutuskan Newmont default (lalai), maka pemerintah bisa mengambil alih Newmont," katanya menjawab pertanyaan sejumlah Anggota Komisi VII DPR dalam rapat kerja di Jakarta, Kamis (25/6).

Menurut dia, sesuai prosedur arbitrase, selain melakukan negosiasi dengan Newmont, pihaknya juga mengurus mekanisme eksekusi default ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Namun demikian, Purnomo belum bisa memastikan apakah pengambilalihan Newmont tersebut mesti dengan pembelian atau tidak. "Kita tunggu keputusan pengadilan," katanya.

Ia juga mengatakan, saat ini, pihaknya masih melakukan negosiasi dengan Newmont untuk mencapai kesepakatan harga saham divestasi tahun 2008 dan 2009 sebesar 14 persen.

Menurut dia, sesuai rapat di Kantor Menko Perekonomian, maka negosiasi dilakukan sampai akhir Juni. "Sejauh ini, memang masih terjadi gap (perbedaan) harga yang cukup besar," ujarnya. [*/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.