inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

'Iklan SBY Gambarkan Neolib'

Headline
Susilo Bambang Yudhoyono - inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Windi Widia Ningsih
Kamis, 25 Juni 2009 | 16:40 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Isu neoliberalisme yang mendera pasangan SBY-Boediono sampai saat ini masih tetap hangat untuk dibahas. Bahkan adanya iklan SBY terbaru yang dinilai secara tegas menunjukan bahwa SBY-Boediono memang neolib.

"Iklan neolib terbukti pada iklan SBY yang terakhir," kata Pengamat Politik UI Syamsul Hadi dalam diskusi publik 'Hentikan hegemoni rezim neoliberal quo vadis demokrasi ekonomi politik pasca pilpres 2009' di Bakoel Koffie, Jakarta, Kamis (25/6).

Menurut Syamsul, pada iklan SBY-Boediono yang terbaru itu menggambarkan suasana para guru, petani, buru dan nelayan yang mengucapkan terimakasih kepada SBY karena sudah memperhatikan dan membantu. Namun saat itu SBY mengatakan, "jangan berterima kasih kepada saya, tetapi saya yang harus berterima kasih pada Anda semua."

"Itu berarti menunjukan pemerintah memang neolib tidak punya peranan," ujarnya.

Syamsul juga mengatakan, secara tidak langsung SBY sedang membuka aibnya sendiri di depan masyarakat. "Ketika dia sedang mengatakan bahwa pemerintah tidak berbuat apa-apa. Rakyatlah yang bekerja bukan pemerintah, sebenarnya ini niat baik tapi malah buka kartu," tambahnya. [win/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
syafii @ Kamis, 25 Juni 2009 | 17:27 WIB
ya.. interpretasi atas suatu iklan memang beragam. kalo saya melihat, sby berterima kasih pada rakyat, karena mereka semua sudah memilih sby, shg kesejahteraan yg dicapai sekarang ini, pondasinya karena rakyat yg telah memilih di 2004. ini suatu wujud "kerendahhatian" dari sang pemimpin..
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.