INILAH.COM, Jombang - Lama tak terdengar kabarnya, keluarga dukun cilik Ponari didera masalah. Orang tua Ponari, Kamsin (36), dianiaya tetangganya hingga menjalani perawatan intensif di balai pengobatan Al-Aziz Tembelang, Jombang.
Ayah dari dukun cilik ini mengalami luka memar di bagian pelipis mata dan telinga. Ia dihajar oleh Roji (40) yang notabene tetangganya sendiri. Kamsin yang ditemui di ruang Anggrek balai pengobatan Al-Aziz mengatakan, ia dihajar oleh Roji hingga tersungkur dua kali. Selanjutnya, Kamsin melaporkan penganiayaan tersebut ke Mapolsek Megaluh.
Ia menceritakan, peristiwa itu bermula ketika dirinya meminta penjelasan terhadap Roji. Sebab, pria yang rumahnya digunakan praktik oleh Ponari ini kerap keluar rumah dengan Mukaromah (29), istri Kamsin.
Namun, begitu ia mengutarakan niatnya, Mukaromah langsung marah-marah. Bukan jawaban yang didapatkan Kamsin, bahkan Roji yang berada di sebelah Mukaromah langsung melayangkan bogem mentah ke muka bapaknya Ponari ini.
Dalam hitungan detik, Kamsin langsung tersungkur. Tidak hanya itu, Roji kembali memukul Kamsin. "Akibat pukulan itu saya tersungkur hingga dua kali. Mata saya bengkak, dan telinga saya memar," kata Kamsin dengan suara lirih, Kamis (25/6).
Beruntung, salah seorang warga langsung melerai dan membawa Kamsin ke balai pengobatan. "Permasalahan ini juga sudah saya laporkan ke Polsek Megaluh," tambahnya.
Kapolsek Megaluh, AKP Sutikno membenarkan kejadian tersebut. Untuk saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan. "Namun, kita belum melakukan penahanan terhadap tersangka. Kita masih melakukan pemanggilan saksi," tegas Sutikno. [beritajatim.com/bar]