Senin, 28 Mei 2012 | 15:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
AS Desak China Tak Batasi Internet
Oleh: Nusantara HK Mulkan
web - Jumat, 26 Juni 2009 | 06:14 WIB
INILAH.COM, Washington Amerika Serikat meminta pemerintah China segera mencabut perintah agar semua komputer pribadi dilengkapi dengan piranti lunak untuk menyaring internet. China sendiri mengkalim pembatasan itu dilakukan untuk mencegah peredaran pornografi.

Desakan itu, seperti dilansir BBC, Kamis (25/6), diungkapkan Departemen Perdagangan AS. Mereka meminta China membatalkan rencana itu dengan mengatakan piranti lunak itu merupakan sensor dan memperlemah keamanan internet. Bahkan melanggar peraturan dagang dunia, ungkap pernyataan itu.

Sebuah piranti lunak penyaring baru memang diwajibkan pemerintah China dipasang di semua komputer yang dijual di negara itu mulai Juli. Beijing mengatakan, tujuan langkah tersebut untuk menghalangi akses ke pornograsi.

Namun, dalam praktiknya, piranti lunak yang diwajibkan itu ternyata juga membatasi akses ke situs yang memiliki informasi politik yang sensitif. Contohnya, mesin pencari Google yang diblokir di sejumlah wilayah China. Yakni, setelah media pemerintah China menuduh perusahaan Amerika itu menyediakan link ke situs porno.

Situs asing lainnya, seperti YouTube juga diblokir pemerintah Negeri Tirai Bambu itu. Sebab, memuat informasi soal Tibet, pembantaian Tiananmen, dan topik politiksensitif lain. Pengguna internet di China juga tidak bisa mencari nama pemimpin Hu Jintao dan Wen Jiabao di internet. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.