INILAH.COM, London - Harga minyak meningkat akibat adanya sentimen positif dari bursa Amerika Serikat yang memperlihatkan kenaikan akibat dari meningkatnya sektor konsumer.
Harga kontrak minyak untuk bulan Agustus Brent North Sea naik 41 sen menjadi US$ 68,74 per barel, sementara pada kontrak Agustus New York's future naik 33 sen menjadi US$ 69 per barel.
"Saat ini semuanya tentang gasolin," ujar analis VTB Capital Andrey Kryuchenkov.
Departemen Energi AS mengumumkan pada Rabu lalu, bahwa jumlah inventaris gasolin meningkat menjadi 3,9 juta barel atau melebihi ekspektasi pasar untuk mencatatkan gain. Namun inventaris minyak yang berjumlah 3,9 juta barel, yang melebihi prediksi, sehingga bergerak sebaliknya. "Walau hasilnya tidak seperti yang diharapkan namun tetap menjadi penopang harga minyak," ujarnya.
Penguatan harga minyak juga, tentunya, menjadi penunjang harga minyak pada perdagangan Kamis (25/6). [mre/cms]