HAMPIR tiap kali kita membuka koran, yang kita temukan adalah berita tentang penjualan aset negara kepada perusahaan asing, perpanjangan kontrak kerja mereka, atau akusisi sebagian (besar) saham BUMN oleh perusahaan milik negara asing.
Apalagi dalam musim kampanye pilpres ini, ada salah satu peserta pilpres yang mengatakan akan melanjutkan program privatisasi BUMN.
Jika yang menang dalam pilpres nanti tetap melaksanakan privatisasi BUMN ditambah dengan utang yang menggunung, maka lengkap sudah rakyat kita akan menjadi kuli di negeri
sendiri. Relakah kita menjadi kuli di negeri sendiri?
Joko Suranto
jksto75@gmail.com [L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !