INILAH.COM, Jakarta - Setiap pagi, Farhan terapi peluk kepada anak dan istrinya sambil mengatakan I Love U. Malamnya, Farhan selalu menemani anak sebelum tidur. Lalu Farhan membiasakan dan membiarkan anak untuk bercerita apa pun. Semuanya demi menghindari narkoba.
"Saya kembangkan terapi peluk kepada anak. Sejak kecil sudah mulai dilatih. Tiap pagi meluk anak istri dan ngomong I Love U dan malam sebelum tidur anak selalu ditemenin," jelas Farhan saat ditemui di acara Hari Anti Narkoba Internasional yang digelar Yayasan Cinta Anak Bangsa, di Plasa Semanggi, Jalan Jendral Sudirman, Karet, Jakarta Selatan, Jumat (26/6) siang.
Tak hanya memeluk dan bilang I Love U, Farhan juga mendekatkan diri dengan anaknya dengan cara membiarkan anaknya bercerita apa pun terhadap dirinya.
"Saya mengajak interaksi kedua anak saya yang masih berumur 10 dan 8 tahun. Mereka saya biarkan anaknya bercerita kepada saya tentang apa apa pun," terang Farhan.
Metode pendekatan tersebut tak lain demi menghindari anaknya, dari hitamnya dunia narkoba.
"Saya dan istri melakukan ini karena tak ingin anak-anak terjerumus ke lembah narkoba. Terapi kasih yang paling benar harus diterapkan sebelum terkena narkoba, tapi akan menjadi percuma saat dilakukan setelah terkena narkoba," pungkasnya. [aji/L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !