INILAH.COM, Jakarta - Utang 29 BUMN dalam bentuk pinjaman Rekening Dana Investasi/Subsidiary Loan Agreement (RDI/SLA) terkendala birokrasi yang sudah lama.
"Ada yang sudah diselesaikan, ada yang masih belum. Ini masalah birokrasi yang sudah lama. SLA RDI itu lama sekali tidak ditangani, dibiarkan beberapa waktu," ujar Menteri Negara BUMN, Sofyan Djalil seusai sholat Jumat di kantornya Jalan Merdeka Selatan Jakarta, Jumat (26/6).
Menurutnya, utang yang mencapai Rp14,54 triliun tersebut masih dalam penyelesaian, sudah ada tim yang terus melakukan rapat-rapat. "Ada yang sudah selesai ada yang sedang dikerjakan. sudah on schedule. Pokoknya sedang ditangani untuk diselesaikan," ujarnya. [war/cms]