Senin, 28 Mei 2012 | 15:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Rani Dilarang Ayahnya Laporkan Antasari
Headline
Rani Juliani - inilah.com /Agung Rajasa
Oleh: Adira Budiasih
web - Jumat, 26 Juni 2009 | 15:38 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kisah hubungan antara Ketua KPK non aktif Antasari Azhar dengan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, almarhum Nasrudin Zulkarnain dan istrinya, Rani Juliani, semakin terkuak. Rani mengaku pernah dilarang ayahnya, Endang M Hasan, untuk melaporkan Antasari ke DPR.

"Rani pernah diajak ke Gedung DPR oleh Nasrudin untuk melaporkan Antasari, Mei 2008, tetapi dilarang oleh ayahnya. Alasannya, cuma orang kecil ngapain ke DPR," kata Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol M Iriawan di Jakarta, Jumat (26/6).

Pelaporan Rani ke DPR terkait apa yang dilakukan Antasari terhadap Rani saat berduaan di kamar 803, Hotel Mahakam, Jakarta sekitar Mei 2008 juga. Namun, Iriawan enggan menjelaskan lebih jauh apa yang terjadi. "Nanti, bisa kita lihat di persidangan," imbuhnya.

Selain itu, Iriawan mengatakan perlindungan yang diberikan pihak kepolisian kepada Rani merupakan permintaan yang bersangkutan. Caddy di lapangan golf Modern Land ini merasa ketakutan akan bernasib sama dengan suaminya.

"Rani mengakui ganti-ganti nomor HP, bertujuan untuk keselamatan dirinya. Rani punya bukti Antasari terlibat, nanti akan diberitahu di persidangan," imbuhnya.

Saat ini, pemeriksaan Rani di Reskrimum Polda Metro Jaya masih berlangsung. Penyidik tengah melakukan pendalaman dan pencocokkan barang bukti HP terkait pembunuhan Nasrudin. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.