Isi artikel tabloid Indonesia Monitor edisi 49 rupanya telah membuat gerah kubu pasangan SBY-Boediono. Terlebih setelah fotokopi artikel itu tersebar di tengah masyarakat selepas Jusuf Kalla melakukan kampanye belum lama ini.
Laporan utama artikel yang berjudul Apa PKS Tidak Tahu Istri Boediono Katolik? dengan sumber utamanya Habib Husein Alhabsy itu memang terasa sensitif. Ini membuat Rizal Malarangeng sebagai juru bicara tim sukses SBY-Boediono, mengeluarkan statement agar Jusuf kalla menjelaskan masalah selebaran istri Boediono, Herawati Boediono, yang diduga beragama Katolik itu. Bahkan Rizal pun meminta agar Kalla bertanggung jawab dan meminta maaf.
Menanggapi isu tersebut, Ketua Umum Jaringan Kerjasama Indonesia, M Ali Ahmad, sangat menyayangkan statement yang dilontarkan oleh Rizal Malarangeng tersebut.
Masalahnya selebaran itu dibagikan bukan saat JK berorasi. Akan tetapi selesai JK memaparkan visi dan misinya. Toh, misalkan JK sendiri tahu pasti dia akan menegur oknum itu, karena saya tahu dia orang cerdas, tegas Ali di Jakarta, Jumat (26/07).
Ali mengajak masyarakat termasuk tim sukses semua pasangan untuk berusaha menciptakan pemilu damai, tanpa harus saling memfitnah. Karena bagaimana pun ini merupakan tanggung jawab bersama guna menuju demokrasi yang jujur dan adil.
Namun sangat disayangkan, ketika berita ini diturunkan guna mendapatkan keakuratan berita yang paling dalam, pemred dan redaktur tabloid Indonesia Monitor ketika di konfirmasi via telepon, mereka tidak berada di tempat.
Heru Lianto
heru_lianto@yahoo.com