INILAH.COM, Jakarta - Setahun menjadi duta anti narkoba, Sandra Dewi rupanya telah mendapatkan banyak pengalaman berharga. Ia jadi sangat mengetahui bahaya narkoba. Alasan itulah yang membuatnya bersemangat mengkampanyekan gerakan anti narkoba.
"Yang susah itu sekarang anak SD sudah kena. Suster di rumah sakit jadi sindikat, ibu-ibu jualan sayur juga. Ternyata sindikat narkoba itu nggak cuma di hotel atau diperdagangkan oleh orang-orang negro. Tapi juga ada di jalan-jalan becek," ungkap Sandra Dewi ketika ditemui di Grand Indonesia, Jalan MH. Thamrin, Kebon Kacang, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Bintang film Quickie Express ini sadar betul memberantas narkoba bukan pekerjaan mudah. Namun ia tak pernah menyerah dan selalu bersemangat mengkampanyekan anti narkoba.
"Tugas saya memang setahun jadi duta narkoba. Tapi setelah itu, saya tidak pernah menolak jika diminta untuk membantu mengkampanyekan. Saya sangat prihatin dengan narkoba dan berharap itu bisa diberantas," pungkasnya. [fei/aji/L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !