INILAH.COM, Jakarta - Nasabah Sarijaya menyatakan akan kembali menggalang kekuatan guna memperjuangkan dana mereka yang hingga saat ini belum juga diketahui nasibnya.
Hal ini diutarakan salan seorang pengurus Forum Nasabah Sarijaya, Ali Ciputra lewat surat elektroniknya kepada INILAH.COM , Sabtu (27/6).
Menurutnya, nasabah yang tergabung dalam Forum Nasabah Sarijaya akan menggalang kekuatan atau persatuan untuk memperingati PT Sarijaya Permana Sekuritas selama 6 bulan disuspensi oleh otoritas Bursa Efek Indonesia ( BEI ) pada 6 Juli 2009 di Gedung Bursa Efek Indonesia.
Selain itu, pada nasabah ini juga akan mengadakan doa bersama sama untuk memperingati almarhum Afwan, Manager PT Sarijaya Permana Sekuritas yang menjadi korban keganasan pasar modal di Indonesia.
Selanjutnya, menurut Ali, para nasabah juga akan meminta untuk diijinkan berkenalan dengan para direksi baru Bursa Efek Indonesia sekaligus membicarakan bagaimana kelanjutan nasib 8000 nasabah Sarijaya yang mau klaim dananya sampai sekarang belum bisa di cairkan.
"Selama ini kami hanya jadi penonton saham bukan pemain saham. Sudah berapa banyak kerugian dana yang kami alami. Mungkin di antara Direksi BEI yang baru bisa memberi terobosan untuk menyelesaikan kasus Sarijaya secepat mungkin," tandasnya.
Kasus Sarijaya ini sudah 6 bulan berjalan dan tidak ada perkeembangan sama sekali mengenai dana yang digelapkan oleh komisaris Utama Herman Ramli sebesar Rp245 miliar. [cms]