Minggu, 27 Mei 2012 | 00:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polling SMS Berpihak ke Kubu SBY!
Oleh:
web - Sabtu, 27 Juni 2009 | 12:42 WIB
Setelah LSI dan lembaga survei lainnya mendapat kecaman publik, kini giliran polling SMS yang disoroti. Masalahnya kinerja polling SMS tersebut mengesankan sebuah kinerja yang sistematik penyelenggara dalam memperjuangkan kemenangan capres yang didukungnya.

Adalah Tim Sukses Mega-Prabowo, Aria Bima, yang mengungkapkan adanya kejanggalan dalam polling SMS tersebut dalam acara Debat Capres yang ditayangkan MetroTV, Kamis (25/6). Kiriman SMS dari pendukung Mega-Prabowo, menurut dia, membutuhkan waktu cukup lama untuk diterima oleh penyelenggara polling. Sebaliknya, kiriman SMS yang mendukung SBY-Boediono lebih cepat diterima.

Menanggapi fakta tersebut Nadjwa Shihab sebagai host menjelaskan adanya masalah pada server penyelenggara polling SMS. Namun di tengah maraknya iklan kampanye satu putaran, permasalahan pada sistem server penyelenggara polling SMS dukungan capres pun patut dicurigai telah digunakan sebagai alat pembenaran pilpres satu putaran.

Apalagi menurut lembaga rating AC Nielsen acara Debat Capres mendapat rating tinggi. Jadi selain mendapat untung, penyelenggara polling pun turut mensosialisasikan kampanye pilpres satu putaran. Fakta ini pun menunjukkan betapa sistematik dan mengguritanya kinerja tim sukses dalam memperjuangkan kemenangan capres yang didukungnya.

Rianto Nugroho
ryanthonugroho@yahoo.com
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
13 Komentar
sahril
Kamis, 2 Juli 2009 | 08:00 WIB
Kemungkinan mereka bermaen dengan operator teleponnya atau mesin sms centernya.. karena Metro tv dan tv one bisa dibilang independent dan pemiliknya juga fungsionaris golkar... sebuah upaya sistematik mau mencurangi suara rakyat... ingat Iran bung! bisa berdara-darah.
Donny Priambodo
Minggu, 28 Juni 2009 | 17:28 WIB
Hidup JK... Saya yakin JK menang satu putaran... Pilih No.3
dodi
Minggu, 28 Juni 2009 | 12:04 WIB
Seharusnya kalo kalah di polling, justru menjadi bahan evaluasi dan bertindak lebih cepat. Sy lihat media metro maupun tv one juga gak berpihak sama SBY tapi kok polingnya menang, apalg media Indonesia, beritanya tdk netral sama sekali (pro JK)Bahkan terlalu banyak media yg pro JK daripd SBY. Rakyat Indonesia sdh pinter mas....
inilah.com
Minggu, 28 Juni 2009 | 11:48 WIB
Nah loh, kenapa bisa begitu? coba tanya kenapa??? ayolah, mari kita berpolitik yang santun. Katanya ngajak berpolitik secara santun, tapi kenyataannya menggunakan segala cara untuk menggapai kemenangan. Ada lagi nih, kemarin aq baca di forum, ternyata surat suara di pulau sulawesi sudah ada yang tercontreng dengan tepat pada nomor urut dua. Apa yang salah neh?? Untuk semuanya, janganlah kita mencintai seseorang secara berlebihan sehingga menutup hati kita akan kesalahan dan kebohongan yang dilakukannya dan janganlah kita membenci seseorang secara berlebihan sehingga menutup hati kita untuk menerima kebaikan yang dilakukannya. http://forum.detik.com/showthread.php?t 107451 http://berita.liputan6.com/politik/200906/234262/Ratusan.Surat.Suara.Di.Makassar.Sudah.Tercontreng Thanks.
sATRIO
Minggu, 28 Juni 2009 | 08:37 WIB
ah yang benar, itu ada 25% hasilnya capres 3 dan hanya 19% capres 1 mungkin memang SBY pemimpin yang diberkahi Allah, semoga sabar mas/mbak/pak yah...Mungkin sekarang lagi musim Capres 2 yg tengah kale, lebih kalem, wibawa dan punya tutur kata yang bagus dan sopan.
mezda
Minggu, 28 Juni 2009 | 04:32 WIB
saya juga pilih no 3...hmm, aneh..tidak adilllllll.........
Abu Ismail
Minggu, 28 Juni 2009 | 03:59 WIB
Melihat gejala2 ini, dan masalah2 pada pileg April lalu (DPT, TI / Quick Count KPU, dsb.), proses dan perhitungan suara pada piplres 8 Juli mendatang perlu diawasi secara ketat.
lukman
Minggu, 28 Juni 2009 | 03:18 WIB
wah,saya juga,mo kirim no 3 gagal.saya pikir aku aja,ternyata banyak temenya.semoga pak JK menang.
Ichank
Minggu, 28 Juni 2009 | 01:25 WIB
Tempo hari aq berulang-ulang ngirim sms ke capres 3 tp gak masuk-masuk. ada sekitar 4 kali. Trus iseng coba ke capres 2... aaa massukk. rugi 2 kali, mending di hilangkan saya tu polling2.
Avgan
Sabtu, 27 Juni 2009 | 22:17 WIB
Sms saya ke capres ato cawapres selain no.2 juga failed melulu, meski sudah dicoba belasan kali. Ini terjadi baik di TVOne maupaun Metrotv. Luarr biasa cara2 kotor yg dipakai oleh capres tertentu tsb.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.