INILAH.COM, Jakarta - Langkah BPKP yang secara tiba-tiba akan mengaudit keuangan dan kinerja KPK bukan karena akan menggembosi KPK. Justru BPKP ingin membantu meningkatkan kualitas akuntabilitas keuangan negara.
"Tidak benar BPKP akan menggembosi KPK, tetapi justru kami sangat mendukung keberadaan dan kinerja KPK," kata Kepala BPKP Didi Widayadi dalam keterangan tertulis kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (27/6).
Menurut Didi, rencana audit operasional terhadap KPK hanyalah untuk membantu dalam meningkatkan kualitas akuntabilitas keuangan negara. Audit operasional bertujuan untuk memberikan rekomendasi perbaikan sistem dan kinerja kepada Sekjen KPK selaku penggunaan anggaran dan sebagai ujung tombak akuntabilitas presiden dalam keuangan negara.
"BPKP telah melakukan kegiatan yang sama dengan rangkaian peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara di lingkungan lembaga negara lainnya, seperti DPR, MK, KY, MA, Komnas HAM, KPU, Bawaslu," sebut Didi.
Upaya bantuan BPKP ini, tutur dia, telah meningkatkan kualitas akuntabilitas keuangan negara seperti laporan keuangan MK dan KY yang memperoleh opini wajar tanpa pengecualian dari BPK.
BPKP juga membantah bila pengauditan ini untuk mengaudit kinerja lembaga negaranya atau komisionernya, karena BPKP bukan dalam kapasitas untuk menilai legalitas, kredibilitas dan intergritas institusi KPK.
"Yang direferensikan BPKP adalah akuntabilitas keuangan negara yang tertib dan transparan, good government dan peningkatan sistem pengendalian intern pemerintahan (SPIP) yang menjadi tanggung jawab sekjen sebagai birokrasi tertinggi di lembaga negara," tambahnya.
Pertimbangan untuk melakukan audit pada KPK didasari atas UUD 45 pasal 4, UU 17/2003 pasal 6 ayat 1 dan pasal 7 ayat 1, UU 17/2003 pasal 6 ayat 2 huruf b, UU 1/2004 pasal 58, dan PP 60/2008 tentang SPIP.
"BPKP sangat berkomitmen untuk mendukung kinerja KPK dalam upaya pemberantasan korupsi. Komitmen ini ditandai dengan MoU 30 April 2007 dan diperbaharui 15 Mei 2008," urai Didi. [win/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !