Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
11 Komentar
bimb @ Minggu, 28 Juni 2009 | 21:33 WIB
ya kan udah berusaha ganti kulit... emang mudah memutus ketidaketisan politik publik atas nama profesionalitas lembaga... terima pocokan ya pocokan tapi jangan celakakan publik lah.. kan LSI besar jg karena publik... hati-hsti gonta-ganti kulit bids kayak jacko lkho??
pandudewanata @ Minggu, 28 Juni 2009 | 16:53 WIB
Sepertinya LSI perlu survey bahwa orang pinter di masyarakat itu sudah ber-juta2, tidak usah sok merasa pintar dengan menyalahkan masyarakat. Lulusan USA itu banyak, tapi yg cari makan sbg suveyor bisa diitung dgn jari. Jadi rendah hati sajalah, tidak sok jago, merasa paling tahu, anak saya ikut tertawa nih.
Merdeka!
TAN Laurence ( Puskaptis ) @ Minggu, 28 Juni 2009 | 10:17 WIB
Suatu tingkat kepedulian yang tinggi ditunjukanoleh LSI Saiful Mujani dengan mengembalikan dana yang telah diberikan dari pihak FOX INDONESIA sebagai patnersip survey , adapun bentuk pengembaliannya diusahakan sesuai dengan kaidah atau prinsip akuntanbilitas dan transparan guna menciptakan suasana yang baik di masyarakat. Bravo LSI Saiful Mujani
harry @ Minggu, 28 Juni 2009 | 08:21 WIB
Penulis kurang paham persoalan, setahu saya dalam pileg maupun Pilkada Pilkada kemarin, hanya LSI dan Kompas yg berani memastikan PD menang, sedangkan yg lain MEMBLE.
terus kenapa suka pakai komentarnya si Bonie yang jelas seorang PECUNDANG, ingat bagaimana kampanye hitamnya menjelek jelekan SBY sebelum Pileg dan setelah BOS nya ( Harian Merdeka ) ditangkap baru dia agak sopan, sebenarnya redaksi bisa mensortir mana komentator yg independen dan partisan yang bekas pecundang gitu, wassalam
setiaone @ Minggu, 28 Juni 2009 | 08:18 WIB
Di Indonesia apa sih yang nggak bisa dibeli jadi semuanya omong kosong.
Tomi Winata @ Minggu, 28 Juni 2009 | 08:07 WIB
Kalo yang danain dari Yayasan Pengembangan Demokrasi Indonesia (YPDI)ya pada bae.. wong isinya juga orangnya SBY.. coba aja liat..
peri @ Minggu, 28 Juni 2009 | 07:02 WIB
Ayo rakyat Indonesia mulai sekarang Jangan percaya pooling Bung yang dilakukan LSI... mana ada orang yang kasih dana poolingnya kecil.. pooling dibuat untuk menyenangkan pemilik dana dan itu yang dilakukan mereka.
AMDIQAR @ Minggu, 28 Juni 2009 | 06:29 WIB
Mau tenar dan terkenal inilah lembaga survey yang Munafik,awalnya nggak mau ngaku pesanan dari calon Presiden SBY ,NAH MAU CUCI TANGAN LAGI!!! Memang kotor otak orang disekitar LSI dan pendiri lembaga ini,,mau bodohi rakyat dengan hasil survey yang penuh rekayasa,,dasar otak Yahudi ....Setuju !!!!bubarkan dan boikot itu yang namanya LSI ....
ben @ Minggu, 28 Juni 2009 | 04:07 WIB
LSI kerjanya ngibul bae dia
anakjakarta @ Minggu, 28 Juni 2009 | 03:55 WIB
udah deh lsi nggk usah di balikin dan di tanggepin tim sukses capres lain, wajar mereka beraksi namanya juga pilpres .. mereka maunya sby kalah ... tp rakyat tetap tenang kok nggk terpengaruh ...