Sabtu, 26 Mei 2012 | 04:29 WIB
Follow Us: Facebook twitter
AMD Siap Ganggu Pasar Netbook Intel
Headline
istimewa
Oleh: Budi Winoto
web - Minggu, 28 Juni 2009 | 17:29 WIB
INILAH.COM, Jakarta Langkah Acer yang memasarkan laptop Gateway dengan chip AMD Neo memanaskan pasar netbook. AMD mendesain chip itu dengan fungsionalitas lebih tinggi dibandingkan Intel Atom. Bisa jadi pasar netbook Intel bisa terganggu.
Acer mengenalkan netbook baru Gateway LT3103u pekan ini. Beda dari biasanya netbook ini mengusung prosesor AMD Athlon 64 L110 yang performanya full laptop.
Hal itu merupakan pertamakalinya chip AMD masuk ke netbook. Selama ini netbook masuk dalam kategori laptop dengan ukuran layar kecil, dan hanya untuk menjalankan tugas dasar semacam selancar web atau word processing.
Chip Neo merupakan prosesor rendah daya yang oleh AMD didesain khusus untuk laptop ringan dan tipis. Beda dengan netbook, chip itu direncanakan untuk disandingkan dengan perangkat yang memiliki layar lebih lebar, serta fungsionalitas lebih banyak dibandingkan netbook.
Chip Athlon 64 L110 yang memiliki kecepatan 1.2GHz itu hanya membutuhkan daya listrik kecil 13 watt, sehingga daya tahan baterai menjadi panjang. Netbook pada saat ini kebanyakan menggunakan chip Intel Atom dan prosesor rendah daya Via berada di urutan kedua.
AMD sejak lama tidak mau masuk ke pasar netbook karena produk itu tidak menawarkan fungsionalitas laptop secara penuh. Netbook hanya memanjakan konsumen dengan harga murah, tapi tidak didukung dengan performa.
Jadi masuknya chip AMD ke netbook secara tiba-tiba itu merupakan sebuah kejutan. Perusahaan itu tampaknya mulai merendahkan standarnya mengenai netbook.
"AMD merencanakan teknologinya akan muncul di wilayah yang lebih tinggi dari netbook, kata Steve Howard, jubir AMD. Chip itu didesain untuk laptop ultrathin. Tapi AMD tidak membatasi jika ada pembuat PC menggunakannya untuk model yang lain, tambahnya.
Laptop Gateway bisa disebut sebagai netbook prototip dengan performa grafis terintegrasi lebih baik dibandingkan dengan netbook berdasarkan prosesor Intel Atom. Laptop seharga US$ 399 itu memiliki layar 11,6 inci dengan berat sangat ringan 1,4 kilogram dan tebalnya hanya sekitar 2 cm.
Laptop itu didukung grafis AMD ATI Radeon x1270. Namun Acer America menyebut laptop itu didesain hanya untuk akses internet serta menjalankan aplikasi dasar semacam untuk menjalankan word.
Analis di Mercury Research, Dean McCarron mengatakan AMD bisa jadi tidak menginginkan chip rendah dayanya itu digunakan pada netbook. Apalagi sejak jauh hari AMD sudah menyatakan tidak akan mendesain chip untuk netbook, karena performanya tidak maksimal.
Jika punya pilihan, McCarron menambahkan AMD lebih memilih menaruh chipnya di laptop lebih mahal dengan margin keuntungan lebih besar. Margin rendah laptop US$ 400 tidak membantu keuangan AMD, jadi perusahaan itu membatasi penggunaanya di netbook, imbuhnya.
McCarron menyarankan upaya lain agar AMD menggunakan chipnya itu untuk PC atau server dimana efisensi daya listrik sebagai pertimbangan. Sebagai contoh Intel Atom kini sudah digunakan di server, sehingga juga bisa terjadi hal yang sama pada chip Neo AMD. Jika bisa dilakukan akan lebih menguntungkan karena marginnya lebih tinggi, imbuhnya. [E1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.