inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Duh! Swasta Gagal Bayar Meningkat

Headline
Halim Alamsyah - Foto/ Bayu Suta
Oleh:
Minggu, 28 Juni 2009 | 14:20 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mengindikasikan perusahaan publik non keuangan yang gagal bayar pada 2009 akan meningkat seiring dengan perlambatan ekonomi sehingga mempengaruhi risiko kredit.

Hasil perhitungan bank sentral mengungkapkan perusahaan publik yang akan mengalami kemungkinan gagal bayar (probability of default) meningkat menjadi 27 perusahaan pada akhir 2009 dari asumsi posisi akhir tahun lalu 22 perusahaan.

Direktur Direktorat Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Halim Alamsyah mengatakan lonjakan kemungkinan gagal bayar itu akan mendorong kenaikan risiko kredit perbankan pada tahun ini. "Dari hasil estimasi tersebut mengindikasikan peningkatan risiko kredit [perbankan] ke depan, ujarnya di Jakarta, pekan ini seperti dikutip dari sebuah harian ekonomi nasional.

Dia menjelaskan kebanyakan perusahaan yang akan mengalami kemungkinan gagal bayar adalah sektor aneka industri, perdagangan dan investasi. Hal itu terjadi karena berkurangnya permintaan domestik maupun macanegara.

"Ini akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia, jadi beberapa sektor yang bersentuhan dengan pasar luar negeri akan terpengaruh, jelasnya.

Berdasarkan stress test bank sentral, sektor aneka industri kemungkinan mengalami gagal bayar meningkat menjadi 25% dari posisi akhir tahun lalu sebesar 35%. Kemudian diikuti oleh sektor perdagangan dan investasi di level 10,9% dari sebelumnya 9,4%.

Sementara itu, sektor infrastruktur masih stabil pada level 18,8%, sektor properti sebesar 5,9%, industri dasar dan farmasi 8,7% dan sektor konsumer 3,1%, sedangkan sektor agribisnis serta pertambangan hanya 0%. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.