INILAH.COM, Teheran Delapan warga Iran yang bekerja di Kedutaan Besar Inggris di Teheran dilaporkan ditahan. Hal ini berkaitan dengan unjuk rasa pasca-Pilpres Iran yang telah menelan korban jiwa sedikitnya 17 orang itu.
Kantor berita semi-resmi Iran FARS, seperti dikutip BBC, Minggu (28/6), mengatakan, mereka dituding terlibat dalam kerusuhan setelah pemilihan presiden yang hasilnya dipersengketakan. Namun, kantor berita itu tidak menyebutkan sumber laporan tersebut.
Sementara Kementerian Luar Negeri Inggris belum mengukuhkan laporan dari Iran tersebut. Laporan mengenai penahanan delapan orang tersebut tersiar pada hari lembaga kekuasaan politik yang sangat berpengaruh di Iran, Dewan Pengawal Konstitusi mungkin mengumumkan putusan final mengenai sengketa pilpres 12 Juni itu.
Lembaga itu sebelumnya telah menyatakan hasil pemilihan tersebut secara umum bersih. Hubungan antara Inggris dan Iran tegang setelah Tehran menuding Inggris mengompori kerusuhan. Namun London membantah tudingan Iran.
Teheran, sebelumnya telah mengusir dua diplomat Inggris beberapa hari lalu, dan Inggris membalas dengan tindakan serupa. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !