inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Terpecahkan, Hangusnya 80 Juta Pohon

Headline
istimewa
Oleh:
Senin, 29 Juni 2009 | 13:01 WIB
TERKAIT
INILAH.COM, Jakarta- Lebih dari 100 tahun lalu, ledakan misterius menghancurkan 80 juta pohon di hutan Rusia. Peneliti mengatakan telah memecahkan misteri yang juga disebut sebagai peristiwa Tunguska itu.

Peneliti menemukan bukti bahwa komet sebagai penyebab ledakan, dan bukan meteor seperti yang selama ini diperkirakan. Seperti dilaporkan oleh BBC, peneliti merujuk pada awan yang terbentuk ribuan mil di atas bumi untuk menjelaskan teori itu.

Ilmuwan mengatakan awan noctilucent yang formasinya mirip dengan yang muncul setelah peristiwa Tunguska, mencapai kutub karena pemanasan air berubah menjadi dua dimensi dan bukan tiga dimensi.

Fenomena ini, menurut pakar bisa terjadi bila ada sesuatu semacam medan magnet yang menekan uap air dan membuatnya bergerak sangat cepat.

Peneliti memberi catatan, hal itu juga terjadi saat pesawat Discovery dan Endeavour diluncurkan pada 1997 dan 2003. Peluncuran itu menghasilkan berton-ton air di atmosfer.

Semua itu menurut ilmuwan menunjukkan komet yang mengandung es menurunkan air dan membubarkan mantel esnya, sama seperti saat musnahnya 830 mil persegi hutan pada 1908.

"Itu hal yang benar-benar baru. Itu seperti membuka lagi misteri pembunuhan 100 tahun lalu," kata Michael Kelley dari Cornell University.

Peristiwa Tunguska itu menimbulkan debat, dan hingga 100 tahun, belum jelas apakah disebabkan oleh komet, asteroid atau meteor. Yang diketahui, saat peristiwa itu terjadi langit berwarna terang saat malam hari terlihat di beberapa tempat terutama di Inggris. [ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.