inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Korban Flu Babi di Bali Terus Bertambah

Headline
Istimewa
Oleh:
Senin, 29 Juni 2009 | 13:18 WIB
INILAH.COM, Denpasar - Korban terinfeksi virus flu babi (H1N1) di Bali terus bertambah. Sebelumnya hanya dua orang, kini sudah empat pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus H1N1.

Keempat korban yang seluruhnya berkebangsaan asing itu kini masih dalam perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar.

Kabid Pelayanan Medik RSUP Sanglah Denpasar, Dr I Gusti Lanang Suartana Putra ketika dihubungi di Denpasar, Senin, 29/6, membenarkan bahwa empat pasien yang dirawat pihaknya positif menderita flu babi.

"Kemarin (28/6) sekitar pukul 18.00 wita kami mendapat informasi dari Jakarta bahwa dua pasien suspect' flu babi yang dalam perawatan di RSUP Sanglah, positif dinyatakan menderita flu babi," ucapnya.

Dengan demikian, hingga saat ini telah empat pasien yang benar-benar terjangkit virus H1N1.

Dua korban flu babi yang lebih dulu dinyatakan positif terinfeksi H1N1 adalah Bobie Masoner (22), warga kelahiran Inggris yang menetap di Australia, dan George Coltman (12) asal Australia.

Sementara dua orang yang belakangan menyusul, James Antonocciu (10), bocah lelaki asal Australia, dan Tayla Marco (14), perempuan yang juga berasal dari negeri kanguru.

Dari pasien sebanyak itu, baru hanya Bobie Masoner yang diperbolehkan pulang dari RSUP Sanglah. Ia meninggalkan rumah sakit pada Jumat (26/6) lalu setelah kondisi kesehatannya dinyatakan telah membaik, serta sudah melewati waktu infeksius.

Sedangkan tiga pasien yang lain, hingga kini masih mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi RSUP Sanglah Denpasar, sembari menunggu hasil tes laboratorium untuk yang terakhir.

"Ketiga pasien yang masih dirawat, secara umum kondisinya sudah sangat baik. Suhu badan mereka mulai normal, serta tidak lagi terlihat flu," katanya.

Menurut dia, kalau hasil laboratorium yang terakhir nanti menyebutkan ketiganya kembali negatif, serta masa infeksiusnya sudah lewat, besar kemungkinan pasien bisa dipulangkan, tambahnya.

Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak khawatir yang berlebihan, namun harus selalu tetap menjaga kesehatan di musim pancaroba yang kondisi cuacanya kurang bagus ini, katanya.

"Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir, yang terpenting bagaimana menjaga kondisi tubuh agar selalu sehat, terlebih sekarang musim pancaroba yang cenderung tidak bersahabat," ujar Dr Lanang. [*/L1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.