INILAH.COM, Jakarta - Cadangan devisa Juni diprediksi akan mengalami penurunan dibanding pada awal Mei 2009 yang dibukukan sekitar US$ 58 miliar.
Penurunan tersebut dikarenakan adanya pembayaran utang luar negeri pemerintah yang terjadi selama Mei-Juni.
"Selama Mei-Juni banyak terjadi pembayaran utang luar negeri. Jadi saya kira cadangan devisa akan mengalami penurunan," ujar Deputi Gubernur BI, Hartadi A. Sarwono di sela rapat kerja dengan komisi XI DPR RI, Senin (29/6). [war/cms]