INILAH.COM, Jakarta - Bapepam-LK mendorong analis pasar modal untuk dapat memberikan analisa untuk saham yang tidak likuid atau saham tidur dengan tujuan menggairahkan saham tersebut.
Demikianlah dijelaskan Kabiro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK Nurhaida di Bapepam, Senin (29/6). "Kita dulu pernah memikirkan siapa yang akan menganalisa saham tidur. Sekarang ada Pefindo," tegas Nurhaida.
Lebih lanjut, Nurhaida membeberkan yang menjadi masalah adalah siapa yang akan membayar analis untuk memberikan analisa bagi saham tidur itu, karena banyak analis yang hanya memberikan analisa bagi saham likuid sehingga mendorong saham likuid dilirik oleh investor. "Jadi saham yang tidak likuid semakin tidak terlihat," jelasnya.
Walapun dulu ada pemikiran bagaimana menganalisis saham tidur, Nurhaida mengakui harus ada konsep maupun analisanya seperti apa. "Konsepnya seperti apa dan analisanya juga kita masih belum tahu," jelasnya.
Namun secara langsung, Bapepam belum pernah memberikan perintah kepada sekuritas maupun analis untuk menganalisa saham tidur tersebut. "Secara keseluruhan konsep ini bagus," tandasnya. [san/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !