INILAH.COM, Beijing - Jika Taiwan baru saja melegalkan prostitusi, lain halnya dengan China. Mendadak, pihak berwajib seluruh negeri serentak mengadakan razia besar-besaran untuk membasmi tempat-tempat pelacuran. Ada apa?
Gerakan berskala nasional itu dilakukan dalam rangka menyambut ulang tahun China ke-60 pada 1 Oktober mendatang. Pihak berwajib Negeri Tirai Bambu itu akan melakukan razia ke tempat-tampat yang diduga menyediakan layanan pemuas syahwat. Misalnya klub malam, hotel, panti pijat, dan lainnya.
"Mulai sekarang hingga akhir September kami melakukan kampanye besar-besaran untuk memerangi aktivitas prostitusi. Kami menggunakan momentum (kemerdekaan) untuk kampanye ini," kata Wakil Kepala Kepolisian China, Zhang Xinfeng, seperti dilansir Reuters, Senin (29/6).
China kerap melakukan kampanye memberantas segala macam aktivitas ilegal besar-besaran untuk menyambut acara besar nasional dan internasional. Aktivitas yang sama pernah dilakukan menjelang pelaksanaan Olimpiade Beijing pada Agustus 2008.
Kampenye antiprostitusi ini juga dilakukan terkait kasus pembunuhan seorang pegawai Pemda Provinsi Hubei, Mei lalu. Pegawai itu dibunuh seorang PSK di sebuah kolam renang di ibukota Hubei. Setiap tahun, polisi China menerima rata-rata 140 ribu laporan kasus prostitusi dan menangkap 250 ribu orang yang terlibat di dalamnya. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !