INILAH.COM, London Mencuri ikan memang sekilas sebagai pekerjaan mudah. Namun, sejumlah pencuri di Inggris ternyata justru memanfaatkan teknologi informatika untuk merencanakan aksinya. Lho, bagaimana caranya?
Para pencuri itu, seperti dilansir The Sun, Senin (29/6), ternyata menggunakan Google Earth untuk melacak posisi targetnya, yakni ikan koi carp yang berharga mahal. Para pencuri menggunakan fasilitas pemetaan internet via pantauan satelit itu untuk melacak kolam ikan dalam rumah mewah.
Cara ini ternyata terbukti ampuh. Buktinya, sedikitnya 12 kasus pencurian ikan koi carp mencapai kerugian ribuan poundsterling di Hull, East Yorks, dalam tiga pekan terakhir. Hal itu seperti diungkapkan petugas keamanan setempat Sam Gregory, berdasarkan bukti-bukti yang terkumpul.
"Google menunjukkan apa yang terdapat di taman (belakang rumah) dan memungkinkan pemakainya melihat isi kolam di sekitarnya," jelas Gregory.
Salah satu rumah yang menjadi target, lanjut Gregory, dilengkapi gerbang setinggi 2,5 meter dan tidak berada di jalan raya. Kolam ikan rumah itu terletak di sisi pojok rumah dan tidak terlihat dari luar. Jika Anda tidak berdiri di dekat tembok, suara gemericik air pasti tidak terdengar," ujarnya.
Para pencuri, kata Robert Barnes, seorang warga setempat yang kehilangan empat ikan koi, selalu mengincar ikan berukuran kecil. Mereka tahu bahwa ikan-ikan kecil dapat bertahan hidup lebih lama tanpa air," ujarnya. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !