Minggu, 27 Mei 2012 | 10:26 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Rupiah Cenderung 'Wait and See'
Headline
inilah.com/Noerma
Oleh: Akhirul Anwar
web - Selasa, 30 Juni 2009 | 08:50 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan rupiah hari ini cenderung wait and see meski ada kecenderungan melemah tipis. Pasalnya, investor masih akan menunggu pengumuman inflasi dan ekspor impor Juni yang diumumkan pada awal Juli nanti.

Pada perdagangan Selasa (30/6), rupiah dibuka pada level Rp10.200 per dolar AS atau menguat 15 poin dibanding penutupan kemarin di 10.135. "Rupiah wait and see terhadap rilis inflasi yang diprediksi 5 persen kan sebelumnya 6,4 persen. Investor cenderung melihat inflasi," ujar pengamat pasar valas, Sunarto Sudarmo ketika dihubungi INILAH.COM, Selasa (30/6).

Menurutnya, hari ini rupiah cenderung melemah untuk taking posisi dengan prediksi inflasi turun, BI rate turun dengan cepat.
Sementara, dolar AS yang melemah terhadap major currency mendorong pergerakan rupiah. Dow Jones yang menguat cukup tinggi diharapkan dapat mendorong IHSG dan membantu pergerakan rupiah. Hari ini rupiah diperdagangkan antara 10.150 - 10.250. [war/cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.