Selasa, 29 Mei 2012 | 04:18 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ukie Jaya Mahendra
BUMI Menguat, ‘Trading Buy’!
Oleh: Ahmad Munjin
web - Selasa, 30 Juni 2009 | 09:47 WIB
INILAH.COM, Jakarta Saham PT Bumi Resources (BUMI), masih akan melanjutkan penguatan seiring positifnya bursa Eropa dan Amerika serta terdongkraknya harga-harga komoditas. Rekomendasi untuk saham batu bara thermal ini adalah trading buy..

Ukie Jaya Mahendra, Head of Asset Management PT Paramitra Alfa Sekuritas mengatakan, penguatan saham BUMI terimbas sentimen positif rebound-nya bursa global. Namun, penguatan BUMI tidak akan tembus level 2000 karena pelaku pasar masih menunggu pengumuman inflasi Juni yang dirilis Rabu (1/7) besok.
Untuk support terdekatnya berada di level Rp 1.800. Jika level Rp1.960 bisa ditembus, BUMI berpotensi mengarah ke level Rp 2.000. Namun, level Rp 2.000 tidak akan tertembus hari ini,katanya.

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan inflasi bulan Juni sebesar 0.46% MoM vs estimasi pasar 0.2%. Sehingga tingkat inflasi secara year to date (Ytd)hanya 0.5%, terendah yang pernah terjadi di Indonesia.

Pada perdagangan Senin (29/6) saham BUMI ditransaksikan menguat 10 poin ke level Rp 1.890 per unitnya, dengan intraday Rp 1.940 dan Rp 1.880. Volume transaksi mencapai 168,7 juta unit senilai Rp 320,5 miliar dan frekuensi 4.745 kali.

Berikut wawancara INILAH.COM dengan Ukie Jaya Mahendra:

Bagaimana pergerakan saham BUMI hari ini?
BUMI akan naik hari ini karena pasar Eropa dan Amerika rebound. Kemudian harga-harga komoditas sudah kembali naik. Tapi kenaikan BUMI akan terbatas, karena pelaku pasar masih menunggu pengumuman inflasi Juni yang akan dirilis BPS 1 Juli besok. Karena itu, penguatan BUMI tidak akan menembus level psikologis Rp 2.000 hari ini.

Berapa kisaran pergerakan BUMI?
BUMI bisa menguat tembus level tertinggi kemarin, Rp 1.940 dan bergerak ke level Rp 1.960. Untuk support terdekatnya berada di level Rp 1.800. Jika level Rp1.960 bisa ditembus, BUMI berpotensi mengarah ke level Rp 2.000. Namun, level Rp 2.000 tidak akan tertembus hari ini. Mungkin BUMI menguat di atas Rp 2.000 setelah pengumuman inflasi.
Jika inflasi rendah bermakna positif bagi pergerakan indeks dan BI rate berpeluang dipangkas kembali. Jika inflasi masih terkendali year on year sebesar 6% akan sangat positif bagi pergerakan IHSG termasuk BUMI.

Investor masih wait and see inflasi, hal ini berpengaruh pada tipisnya pergerakan saham BUMI?
Ya. Pelaku pasar masih wait and see terkait rilis inflasi. Tapi, pasar Eropa dan Amerika sudah mulai naik dan bisa menopang penguatan BUMI. Jika dilihat dari harga-harga komoditas yang sudah mulai naik seperti nikel, timah, dan emas. Karena itu, IHSG sendiri kuat kecenderungannya untuk naik hari ini.

Lantas apa rekomendasi Anda untuk BUMI?
Saya rekomendasikan buy untuk BUMI selama harga sahamnya berada di bawah Rp 2.000. Investor sebaiknya mengoleksi untuk jangka menengah-panjang. Buy on weakness untuk dikoleksi jangka panjang. Sedangkan untuk harian, BUMI cocok juga trading buy. Jika menembus level support, investor harus beli dan keluar pada saat rebound. Untuk trading buy masih bisa.

Pasar juga seharusnya mengantisipasi cum pembagian dividen BUMI. Dividen sebesar Rp 50 atau 2,5% dari harga saat ini bisa menjadi penggerak saham batu bara thermal ini. Pada saat mendekati cum, biasanya menjadi pengerak BUMI. Artinya investor harus mengantisipasinya dengan membeli saham sejuta umat ini sebelumnya. [E2]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.