INILAH.COM, Jakarta - Kamar Dagang Indonesia (Kadin) membutuhkan tambahan lahan 6 juta hektar untuk mencapai visi produksi CPO 40 juta ton pada 2020.
Hal tersebut dikatakan Sjakdin Darminta, Ketua Komisi Tetap Pengembangan Perkebunan / Penanggungjawab Simposium Sawit, Kadin dalam Simposiun CPO di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (30/6).
Menurutnya, saat ini produksi berada di kisaran 20 juta ton. Visi soal CPO tahun 2020 adalah memproduksi 40 juta ton dari kapasitas sekarang 20 juta ton dengan areal 7,2 juta hektar. Untuk produksi 40 juta ton diperlukan tambahan 6 hektar.
Namun tambahan lahan dimungkinkan bisa kurang dari 6 juta hektar kalau berhasil melakukan intensifikasi guna meningkatkan volume produksi. "Kalau berhasil intensifikasi, tidak perlu itu," jelas Sjakdin.
Lanjutnya, peningkatan produksi bisa dilakukan untuk mengakomodir pengusaha kelapa sawit kecil menengah untuk dukung peningkatan produksi CPO. "Peningkatan produksi, pengusaha kecil menengah di kelapa sawit pernah timbul ide, kira-kira 10 orang bisa kita akomodir ini untuk dukung CPO dari petani berikut pengusaha kecil menengah," tukasnya. [war/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !