INILAH.COM, Jakarta - Pada tahun 2009 ini PT Sierad Produce Tbk menargetkan laba bersih sebesar Rp46 miliar. Sedangkan untuk EBITDA, Perseroan menargetkan Rp150 miliar.
Menurut Vice President Director PT Siread Produce Tbk, Eko Sandjojo penentuan target tersebut didasarkan pada beberapa pertimbangan. Di antaranya, masih tersedianya kapasitas produksi untuk beberapa pabrik pakan. Perseroan merupakan salah satu dari sedikit perusahaan yang terintegrasi di Indonesia. Alasan lain adalah ekspektasi membaiknya perekonomian Indonesia dimasa akan datang.
Strategi lain, pemegang saham menyetujui akuisisi PT Belfoods Indonesia sebesar Rp59,7 miliar, yang merupakan perusahaan penghasil produk makanan olahan. Transaksi tersebut dilakukan melalui mekanisme debt to equity dengan harga konversi sebesar Rp185.000 per saham, sehingga kepemilikan Perseroan atas Belfoods Indonesia nantinya sebesar 52,31% atau sebesar 322.598 saham.
Latar belakang dari akuisisi tersebut karena pola konsumsi masyarakat sudah berubah untuk mengkonsumsi makanan ayam olahan seperti nugget yang harganya stabil, tidak dipengaruhi supply dan demand.
"Kalau ayam hidup masih dihitung komoditi, harga dipengaruhi demand dan supply sehingga harganya tidak stabil. Kita harapkan dengan pola konsumsi masyarakat yang berubah maka harga bisa stabil," ujar Eko. [war/cms]