INILAH.COM, London - Tahun ini kemungkinan besar menjadi musim terakhir pembalap veteran David Coulthard di ajang Formula One (F1). Pembalap Inggris tersebut tidak yakin memiliki kekuatan untuk tetap berada di F1 tahun depan.
Sejak 2005, Coulthard bergabung dengan Red Bull Racing, dan tahun ini mantan pembalap McLaren ini hanya menjadi pembalap cadangan bagi Sebastian Vettel dan Mark Webber dan konsultan Red Bull. Berbicara kepada The Scottish Daily, Coulthard menegaskan ada kemungkinan dirinya akan benar-benar meninggalkan F1 tahun depan.
Di bawah tekanan yang luar biasa, Anda harus mampu bangkit dan berjuang setiap saat. Saya ragu apakah saya masih memiliki energi untuk melakukan hal itu. Saya merasa Red Bull memiliki alternatif (pembalap) yang bagus, dan lebih baik mengetahui kapan harus berhenti daripada terakhir mengetahui kapan harus pergi, ujar Coulthard.
Meski begitu, pembalap yang menjadi komentator di BBC ini mengaku masih ada kesempatan bagi dirinya kembali membalap di ajang F1.
Saya kurang dari enam bulan sebelum pensiun, dan saya sepenuhnya akan menjadi seorang ayah, bekerja di BBC, dan mengetes mobil dan menunjukkan komitmen kepada Red Bull. Jika saya ingin balapan di masa depan, saya melihatnya sebagai keuntungan, pungkas Coulthard.[S2]