inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

SBY-Boediono: Diserang, Ya Serang Balik

Headline
Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono - inilah.com/ Dokumen
Oleh: Vina Nurul Iklima
Selasa, 30 Juni 2009 | 15:37 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Kubu SBY-Boediono menganggap serangan yang dilancarkan dalam pertarungan pilpres sebagai hal yang normal. Walaupun begitu, tim sukses SBY-Boediono tidak akan tinggal diam jika mendapat serangan.

"Kalau diserang, tentu kami juga menyerang balik dong. Karena kami harus mempertahankan posisi kami. Tapi tidak akan berpengaruh banyak pada elektabilitas dan popularitas pasangan SBY-Boediono. Pemilih tidak akan terpengaruh isu-isu murahan yang tidak bisa dipertanggunjawabkan," papar Wakil Ketua Dewan Pakar Tim SBY-Boediono Bara Hasibuan, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6).

Banyaknya serangan terhadap SBY, dianggap mantan wasekjen PAN ini sebagai sesuatu yang normal karena posisinya sebagai incumbent. "Biasanya, dalam masa kampanye selalu mendapatkan serangan yang paling keras. Serangan itu bagian normal. Yang penting serangan-serangan tersebut harus mempunyai basis dan jelas identitasnya," paparnya.

Umumnya, kanjut Bara, serangan yang diterima SBY-Boediono berbentuk kampanye hitam dan tidak memiliki basis fakta dan sumber yang jelas. "Serang menyerang juga memberikan kesempatan kepada para pemilih untuk menilai dan melihat perbedaan-perbedaan di antara kandidat yang maju dalam pilpres," ungkapnya. [ikl/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.