inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Ajakan 'Hemat' Denny JA Sukses!

Headline
Denny JA - Foto/ Subekti
Oleh:
Selasa, 30 Juni 2009 | 17:05 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Ajakan Denny JA untuk Pilpres Satu Putaran cukup banyak mendapat sambutan warga Jakarta. Survei LKSP menyebutkan warga Jakarta setuju satu putaran karena menghemat biaya.

Responden setuju satu putaran yang beralasan hemat tercatat 57,7 persen responden. Sementara yang ingin pemilu cepat selesai 18,3 persen responden, responden beralasan agar pemerintahan cepat terbentuk 12,2 persen, dan 10,1 persen responden khawatir jika pilpres ke putaran kedua akan terjadi konflik antar pendukung.

Sedangkan responden yang tidak menyukai pilpres satu putaran, 33,3 persen responden ingin lebih mengenal visi dan program calon presiden dan wakil presiden, 20,6 persen ingin calon yang dapat diterima semua rakyat, 20,6 persen mendapat calon terbaik, 17,5 persen masa kampanye yang pendek dan sisanya menjawab lainnya.

Survei tersebut dilakukan pada 20-25 Juni 2009 dengan menggunakan sampel 440 responden di wilayah Jakarta dengan metode sampel acak bertingkat, tingkat kesalahan 4,8 persen, serta tingkat kepercayaan 95 persen.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Bachtiar Effendi, dalam kesempatan yang sama, mengatakan hasil survei ini tidak mewakili responden secara nasional.

"Saya sulit berkomentar dengan hasil survei ini karena hanya dilakukan di Jakarta, sehingga tidak mewakili responden pemilih secara nasional, karena isu satu putaran dua putaran ini tidak hanya terjadi di Jakarta saja melainkan seluruh wilayah Indonesia," terang Bachtiar. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
4 Komentar
verawati @ Rabu, 1 Juli 2009 | 17:33 WIB
Komentar dari masyarakat jakarta yang menginginkan Pilpres 1 putaran merupakan ekpresi dari ketidakpedulian, kejenuhan, dan kekecewaan mereka terhadap proses demokrasi yg sedang berlangsung.Rendahnya pemahaman demokrasi, kesulitan hidup, dan proses pelaksanaan pilpres yg gagal memberikan pendidikan politik kepda rakyat. Rakyat tidak akan peduli terhdap siapa yg akan memimpin, karena mereka sudah terlalu capek memikirkan kemiskinan yang mereka alami.
Akram @ Rabu, 1 Juli 2009 | 14:46 WIB
Seperti 'Berpikir Merdeka', saya juga tidak habis pikir mengapa orang 'sepintar' Denny JA termasuk ngotot agar pilpres 2009 cukup satu putaran. Dengan kengototan seperti itu, Bung Denny telah berusaha untuk membodohi masyarakat (tentu saja masyarakat awam maksud saya, bukan masyarakat yang tergolong cerdas). Bung Denny seharusnya bisa memberikan ide-ide pencerahan yang bisa mengarahkan calon-calon pemilih untuk bisa berpikir kritis dalam menentukan pilihannya agar bangsa Indonesia bisa menghasilkan presiden yang didasarkan pada alasan kritis, bukan didasarkan pada alasan "yang penting satu putaran."
nur @ Rabu, 1 Juli 2009 | 09:50 WIB
satu putaran untuk Jk, 2 putaran juga untuk JK. Semoga negeri ini bisa dipimpin oleh orang yg mencintai rakyat beneran, bukan antek amerika. lebih cepat lebih baik...contreng no 3 untuk 1 atau 2 putaran
Berpikir Merdeka @ Rabu, 1 Juli 2009 | 08:35 WIB
Yang saya gak abis pikir, kenapa media merasa perlu memberitakan SURVEY TERBODOH yg dilakukan LKSP. Semua unsur survey tidak valid. Tidak boleh ada pertanyaan setuju/tidak setuju pilpres 1 putaran. Putaran ditentukan oleh "hasil contrengan" dng tolok ukur ketentuan UUPemilu. Semua kandidat berhak berusaha memenangi dng 1 putaran, tapi tidak boleh mempengaruhi rahyat supaya 1 putaran. Sungguh gak bisa dimenerti, orang secerdas Denny JA menggunakan kecerdasannya untuk membodohi rahyat. Tragis.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.