INILAH.COM, Moroni Tim pencari telah menemukan puing pesawat Yemenia Air yang jatuh di perairan Samudera Hindia, dekat kepulauan Komoro, Selasa (30/6) pagi. Diperkirakan kuat tidak ada di antara 150 penumpang di pesawat Airbus A310 itu yang selamat dalam insiden tersebut.
Wakil Presiden Komoro Idi Nadhoim menyatakan, pesawat pengintai telah mendeteksi puing pesawat tak jauh dari perairan dekat kota Mitsamiouli. Tidak ada tanda-tanda ada yang selamat dalam insiden tersebut. Ada sejumlah jenazah yang mengapung dan banyak puing yang terlihat ada di atas perairan, jelasnya, seperti dilansir CNN.
Insiden itu terjadi saat pesawat hendak mendekati Bandara Hahaya di Moroni, Komoro. Pesawat berusaha melakukan manuver memutar 180 derajat sebelum akhirnya terhempas di atas laut. Pejabat berwenang juga tidak tahu mengapa pesawat itu tidak dapat mendarat mulus.
Pesawat bernomor 626 itu berangkat dari Sanaa, Yaman, pada 09.30 waktu setempat dan telah empat setengah jam berada di atas udara untuk menuju Paris, Prancis. Pesawat yang mengangkut 142 penumpang dengan 11 kru pesawat itu mengalami kecelakaan pada pukul 02.30 waktu setempat.
Petugas di Bandara Charles De Gaulle, Paris, mengatakan di antara para penumpang terdapat 66 warga Prancis. Tidak ada indikasi kesalahan dalam penerbangan itu yang menyebabkan kecelakaan, jelas petugas itu. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !