INILAH.COM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memperkirakan suku bunga kredit di kalangan perbankan akan turun jika kegiatan ekonomi mulai membaik dan kredit sudah dapat tersalurkan dengan lancar.
Hal tersebut dikatakan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Hartadi A Sarwono seusai rapat kerja dengan Panitia Anggaran DPR RI, di Gedung DPR Jakarta, Selasa (30/6). "Kalau untuk kredit, ya transmisinya kalau nanti perbankan sudah bisa memberikan kredit karena situasinya lebih baik, dia bisa menawarkan suku bunga lebih rendah," katanya.
Menurutnya, tingginya resiko belum bisa memaksa suku bunga kredit untuk turun. "Sekarang dia taruh dengan suku bunga tinggi karena risikonya masih besar. Dan nanti kalau kegiatan ekonomi mulai membaik, dan kredit sudah bisa lancar, bank bisa turunkan suku bunga. Kira-kira transmisinya seperti itu," jelas Hartadi.
Memang kelihatannya signalnya agak terlambat, tapi BI sudah berikan signal tapi kreditnya belum turun. "Kami sudah berikan signal, tapi kreditnya belum banyak menurun. Ya itu wajarlah, mereka punya perhitungan sendiri," terang Hartadi. [war/hid]