INILAH.COM, Pekanbaru - Jalan lintas yang menghubungkan Riau dan Sumatera Barat longsor. Akibatnya arus lintas kedua provinsi ini lumpuh total.
Kapolres Kampar AKBP Muhamad Zainul Muttaqin mengatakan, longsornya jalan nasional ini terjadi di dua titik di Desa Rantau Berangin, Kecamatan Bangkinang Barat, Kabupaten Kampar, Riau.
"Longsor pertama terjadi di KM 77-80 pada pukul 02.00 WIB dan di KM 65 pukul 07.30 WIB. Kemungkinan hal ini karena hujan lebat tadi malam, sehingga batu tebing mudah untuk longsor dan akhirnya jatuh," kata Muttaqin kepada INILAH.COM di Pekanbaru, Selasa, (30/6).
Karena longsor di dua titik tersebut, kemacetan arus lalu lintas tidak bisa dihindarkan. Pihak kepolisian pun ditempatkan di lokasi. Pengalihan arus lalu lintas dengan kendaraan bermotor di bawah 5 ton dialihkan ke Desa Silam, Desa Koto Mesjid, Kecamatan 13 Koto di Sumbar.
"Untuk kendaraan 5 ton ke atas melalui jalur dari arah Pekanbaru dialihkan ke Siak Hulu Kuansing, Kiliran Jao, Sijunjung Kabupaten 50 Kota Sumbar. Pengerjaan yang dilakukan oleh Dinas PU, TNI, Polri akan memakan waktu sekitar 4 hari. Karena memang batu yang longsor dari tebing ini besar-besar," tutur dia.
Sementara itu Kepala Seksi Satuan Kerja perbaikan jalan Provinsi Riau Nasri menjelaskan, tumpukan batu yang memenuhi badan jalan yang diperkirakan sebanyak 3 ribu kubik sebagian dibuang di Sungai Kampar dan tempat lainya yang memungkinkan. "Kita akan mengupayakan pengerjaan secepat mungkin," katanya. [sss]