Sabtu, 26 Mei 2012 | 04:44 WIB
Follow Us: Facebook twitter
AS Tutupi Adanya Uranium di Bulan?
Headline
istimewa
Oleh:
web - Rabu, 1 Juli 2009 | 08:12 WIB
INILAH.COM, Jakarta Wahana ruang angkasa Jepang mendapatkan Uranium di bulan. Penemuan itu merupakan bukti pertama adanya elemen radioaktif di bulan, yang selama ini tidak pernah diungkapkan.

Pengumuman atas penemuan itu dilakukan di 40th Lunar and Planetary Conference dan Proceedings of the International Workshop Advances di Cosmic Ray Science.

Penemuan itu menjadikan peluang membuat pembangkit nuklir di bulan. Atau satelit memanen uranium yang dibutuhkan di bumi.

Wahana Kaguya Jepang yang diluncurkan pada 2007, mendeteksi uranium dengan spectrometer sinar gamma. Ilmuwan menggunakan instrumen untuk membuat peta komposisi permukaan bulan yang terdiri dari thorium, potassium, oksigen, magnesium, silikon, kalsium, titanium dan besi.

"Kami telah menemukan uranium yang tidak pernah dilaporkan sebelumnya," kata Robert Reedy, ilmuwan senior di Planetary Science Institute dan anggota ilmuwan Kaguya.

Penemuan itu bisa membantu memutuskan dimana membuat koloni di bulan, dimana tempat tinggal itu memerlukan energi, dan bisa dihasilkan dari pembangkit nuklir. Selain itu karena persediaan uranium di bumi sulit ditemukan, menambang uranium di bulan untuk memenuhi kebutuhan di bumi akan sangat menjanjikan.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.