INILAH.COM, Moroni - Saat melihat puing pesawat Yemeni Air yang jatuh di perairan Samudera Hindia, dekat kepulauan Komoro, Selasa (30/6) pagi, tim penyelamat menduga tak ada yang selamat. Namun dugaan itu salah.
Jika Tuhan menghendaki, apa saja bisa terjadi. Termasuk ajaibnya seorang bocah yang selamat dalam kecelakaan itu. "Seorang anak selamat dan kami berharap untuk menemukan lainnya," kata Ketua Kapten maskapai itu, Abdulkhalek Al Kadi kepada CNN.
AL Prancis langsung mengirimkan kapal dan sebuah pesawat untuk membantu pemerintah Yaman mencari korban selamat dari pesawat yang mengangkut 153 orang itu.
Kecelakaan pesawat Airbus A310-300 itu merupakan kedua kalinya bulan ini setelah Airbus A330-200 milik Air France jatuh di Samudra Atlantik, lepas pantai Brasil. Meski belum diumumkan secara resmi penyebabnya, kedua tragedi terjadi saat cuaca buruk. [vin]