INILAH.COM, Moroni - Seorang bocah yang selamat dari kecelakaan Yemeni Air ternyata gadis cilik berusia 14 tahun. Ia mungin satu-satunya penumpang selamat dari jatuhnya pesawat Airbus A310-300 yang mengangkut 153 penumpang itu.
Gadis cilik itu berada dalam kondisi serius dan mendapatkan perawatan di rumah sakit. Pesawat itu juga mengangkut sembilan anak lainnya, termasuk tiga balita. Mereka semua diperkirakan tewas saat pesawat menukik dan jatuh di Samudera Hindia, Selasa 30 Juni.
Tim penyelamat masih mengumpulkan jasad penumpang sejauh 10 mil sebelum menemukan si gadis yang tak disebutkan namanya itu. Mayoritas penumpang pesawat dengan nomor penerbangan IY 626 itu berkebangsaan Prancis serta berangka dari Paris dan Marseilles.
"Gadis ajaib itu berasal dari sebuah desa dekat Kepulauan Comoros," tutur seorang sumber di ibukota kepulauan itu, Moroni, yang tak disebutkan identitasnya, seperti diberitakan The Sun, Rabu (1/7).
Menteri Transportasi Prancis, Dominique Bussereau mengatakan pesawat bermesin ganda yang telah beroperasi selama 19 tahun itu gagal di uji keamanan pada 2007. Pesawat itu juga melanggar peraturan aviasi Uni Eropa yang melarang penggunaan unit tersebut.
Pihak maskapai, Yemeni Air, bersikukuh pesawat yang mereka gunakan itu perawatannya berjalan dengan sangat baik dan berada dalam kondisi yang baik. [vin]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !