INILAH.COM, Moroni - Sebelum jatuh di Samudra Hindia, sejumlah saksi mata mengatakan pesawat Airbus A310-300 Yemeni Air sempat berusaha mendarat. Entah mengapa, mereka menjauh lagi setelah mendekati Bandara Moroni, Kepulauan Komoro.
"Saya tak mengerti, pesawat itu mendekat ke bandara dan kemudian menjauh lagi," papar Menhan Komoro
Houmed Msaidie, yang kebetulan berada di Bandara Moroni-Hahaya untuk menjemput ibu mertuanya, seperti dilansir AFP, Rabu (1/7).
Selain sang menteri, sejumlah saksi mata lainya juga mengungkapkan hal yang sama. Menurut mantan Direktur Penerbangan Sipil Komoro, Mohamed Yahya, pesawat itu mengalami kesulitan mendarat. Apalagi saat itu cuaca sedang tidak bersahabat.
Yahya juga mengatakan mesin pesawat jet Airbus akan membuat kebisingan jika mengalami masalah. Belum diketahui apa penyebabnya, tapi tipe pesawat itu rupanya dilarang terbang oleh otoritas aviasi Uni Eropa karena tak cocok uji keamanan pada 2007 lalu. [vin]