INILAH.COM, Jakarta - Nilai ekspor Indonesia selama Mei 2009 mencapai US$ 9,26 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 9,5% dibandingkan kinerja ekspor sebulan sebelumnya. Sementara untuk ekspor tahun kalender 29,24%.
Hal ini disampaikan Ali Rosidi, Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan jasa Badan Pusat Statistik (BPS) dalam jumpa persnya di Gedung BPS, Selasa (1/7).
Dijelaskan, ekspor migas turun 12%, sedang non migas naik 13,3%. Pada periode Januari-Mei 2009, ekspor non migas turun 21,19%.
Menurutnya, ekspor ke negara-negara Asean masih merupakan tujuan utama. Untuk ekspor ke Uni Eropa 31%, negara lain masih moderat 4,48%. Untuk China turun 10,40%, tapi ke Jepang naik 37,33%.
Komoditas utama ekspor Indonesia yang mengalami kenaikan signifikan adalah golongan lemak hewan dan nabati yang naik 57,66% dari US$771,2 juta menjadi US$1,215 miliar. [cms]