INILAH.COM, Shanghai - General Motor Chia dan perusahaan patungannya menjual 814.442 unit kendaraan di China selama semester pertama 2009, naik 38 persen dari periode yang sama tahun lalu, menurut prusahaan otomotif yang sedang berjuang keluar dari kebangkrutan, Rabu.
Kenaikan penjualan itu diperkuat oleh program stimulus besar-besaran yang diadopsi pemerintah China yang menumbuhkan permintaan di perkotaan kelas menengah dan kawasan pedesaan, menurut perusahaan itu dalam pernyataannya.
Disebutkan pula, berkat tampil di film TRANSFORMERS Revenge of the Fallen, pemesanan Chevrolet Camaro 2010 mencapai 25.000 unit di bulan Juni.
Pembeli Chevrolet Camaro 2010 di berbagai belahan dunia, termasuk di China, sepertinya tidak terpengaruh krisis global. Setidaknya pihak General Motors kualahan menangani pemesanan 25.000 unit Camaro dan baru bisa melayani setengahnya. Saking larisnya harganya kian naik lebih dari $500 hingga $2500.
Menebus satu buah Camaro LS V6, pembeli wajib merogoh kocek $22.245. Sementara Camaro V8 mulai dari $30.245 dan untuk mendapatkan tipe premium perlu merogoh kantong lebih dalam sekitar penambahan $2.500. Tapi tetap saja muscle car yang baru diproduksi bulan Maret lalu ini laris manis.
Menurut USA Today.com, penjualan bulan Mei lalu saat Camaro 2010 resmi dijual GM hanya mampu menjual 5.463 unit. Jauh berbanding Ford Mustang yang membukukan 8.812 unit. Adapun Chrysler yang memasarkan Dodge Challenger sejak tahun lalu cukup diangka 2.695 unit.
Diyakini melejitnya penjualan Camaro berkat tampil di film terbaru TRANSFORMERS Revenge of the Fallen yang baru diputar di penghujung Juni ini. Di film tersebut Camaro dikisahkan bisa berubah wujud menjadi tokoh robot bernama Bumblebee.
Sepertinya kami tidak akan memiliki atau menyimpan Camaro untuk satu tahun kedepan, ungkap James Schmid, General Sales Manager Bartlow Chevrolet, Florida. Diberitakan oleh Bloomberg bahwa beberapa dealer saat bulan Mei cukup beruntung bisa menjual Camaro sekitar 15 20 unit perbulan. [O1]