INILAH.COM, Jakarta - PT Aqua Golden Missisipi (AQUA) menargetkan dapat menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Independen usai lebaran nanti atau sekitar Oktober 2009 untuk meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana go private.
"Kira-kira setelah lebaran, semoga lancar-lancar saja," ujar Sekretaris Perusahaan AQUA Yanie Setionegoro, ketika ditemui di Grand Hyatt Jakarta, Rabu (1/7).
Target tersebut, menurut Yani, berdasarkan pertimbangan hasil penilaian konsultan dan tanggal efektif bagi investor. "Kita lihat dulu efektif atau tidak, karena kan ada momen puasa kawatirnya kurang efektif bagi investor," ujarnya.
Sekitar tanggal 26-27 Juni lalu, perseroan telah mendapat berkas aturan dari Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) terkait rencana go private perseroan. "Baru dapat rule-nya dar Bapepam yang mengatur tentang go private," ujarnya.
Adapun aturan tersebut menyatakan bahwa RUPS harus dihadiri oleh 75% dari kepemilikan saham di publik dan keputusan harus didapat dari lebih dari 50% dari jumlah tersebut.
Kepemilikan saham AQUA di publik hingga kini hanya sebesar 5%. "Dari jumlah itu, 70% investor yang hold dan mereka menyatakan setuju untuk melepas saham AQUA karena dinilai kurang likuid," ujarnya.
Sementara mengenai harga saham yang akan dilepas, AQUA masih akan menunggu hasil dari appraisal yang ditunjuk perseroan. "Kita masih seleksi appraisalnya, Truscel salah satunya, kita harap sudah bisa pekan ini. Nanti baru ditentukan harga yang baik," ujarnya.
Sedangkan mengenai kemungkinan munculnya investor lain yang akan membeli kepemilikan 5% saham AQUA, Yanie menyatakan masih belum ada sinyal yang lain. "Sampai sekarang masih Tirta Investama yang menyatakan siap," pungkasnya. [mre/hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !